Tampilkan postingan dengan label Lingkungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lingkungan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 22 April 2015

Dinas Kebersihan Pertamanan Indramayu Dukung Adipura Tahun 2015



                                        Oleh : Raskhanna S Depari
Bupati Indramayu Serius Benahi Tata Kota
90 Ton Sampah Diangkut ke TPA Tiap Hari




Bupati Indramayu Hj Anna Sophanah  giat tanam sejuta pohon,serius benahi tata kota dan Kadis DKP Drs Trisna Hendarin di  lokasi TPA Pecuk dengan pemeliharaan Ruang Tata Hijau.(foto:ras)

Indramayu kba ajiinews 

Bupati Indramayu Hj Anna Sophanah pada wartawan kba ajiinews (21/4) di Pendopo Indramayu , menanggapi tentang persiapan Adipura tahun 2015 diharapkan seluruh tim OPD terpadu dapat berusaha bekerja maksimal agar penilainan dari tim  Adipura pusat melihat kota Mangga Indramayu layak untuk dapatkan penghargaan dari Kementerian Lingkungan Hidup RI.Untuk itu kita juga serius benahi ruang tata kota maupun Ruang Tata Hijau.coba dilihat jelas Anna (panggilan akrabnya) di kantor pendopo (pemkab Indramayu ) juga tertata asri dengan kondisi pertaman yang hijau.Karena itu sebuah penghargaan bagi setiap  kota di Indonesia khusunya di Indramayu kita l terapkan tentang kebersihan dan pengelolaan lingkungan perkotaan sampai pedesaan . Sehingga tatanan pemerintahan Religius Mandiri Maju dan Sejahtera (Remaja) dapat di rasakan oleh masyarakat Indramayu.

Kepala Dinas Kebersihan Dan Pertamanan (DKP)  Kabupaten Indramayu Drs E Trisna Hendarin Msi didampingi Kabid PJU Darba Sudarman, Kabid Kebersihan Suherman Rustandi S.Sos di ruang dinas Selasa (21/4) terkait persiapan penilaian tim Adipura tahun 2015.Dalam hal jelas Trisna upaya yang dilakukan pihak DKP penataan dan pemiliharan sepanjang jalan protokol penerangan jalan umum,baik pasilitas sosial mapun pasilitas umum,kebersihan pertamanan kota bunderan mangga simpang lima Monumen Perjuangan Desa Pekandangan. Selain itu jelas Trisna penilaian dari tim Adipura untuk Indramayu mencapai 61 titik lokasi pantau program Adipura,tim terpadu sudah bekerja di lapangan sesuai dengan tupoksinya .

Spesipikasi DKP juga menjadi  perhatian khusus untuk penanganan masalah pengelolaan sampah,baik tingkat keteduhan ,Ruang Tata Hijau (RTH) di beberapa titik pantau.Budaya bersih warga masyarakat Indramayu,budaya malu buang sampah tidak pada tempatnya.Ditambahkan Darba Sudarman,terkait Penerangan Jalan Umum (PJU) ,lampu taman perkotaan sudah maksimal diperbaiki pada tahap -tahap penilaian Adipura di lapangan semakin bagus,tertata sebagai keindahan taman lampu perkotaan.Mengajak pada masyarakat untuk selalu menjaga dan memlihara kebersihan,kenyamanan dan ketertiban umum (K3).

Sementara Kabid Kebersihan DPK, Suherman Rustandi tentang pengelolaan persampahan adalah bagian yang telah kita tata selama ini ,berdasarkan data yang ditangani DKP penanganan persampahan untuk kota Mangga Indramayu.DKP setiap hari persiapkan bidang persampahan untuk angkutan sampah mencapai 55 s/d 60 ritasi dump truck,dari jumlah ritasi tersebut mencapai 90 ton per hari.
 Sampah tersebut diangkut oleh tim dari berbagai lokasi di kota Indramayu ,tingkat Kecamatan kemudian di buang Tempat Pembuangan Akhir (TPA) lokasi Desa Peyindangan Kulon Blok Pecuk Kecamatan Sindang.Sistem pengelolaan sampah Reuse,Recycle, Reduce ( R3) atau sering di sebut bank sampah.Untuk Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) tersedia di lokasi Desa Ujung Jaya Widasari,Desa Pabean Udik,Kelurahan Karang Malang Kecamatan Indramayu.Sedangkan sarana prasaran untuk penunjang angkutan kebesihan untuk 31 Kecamatan di Kabupaten Indramayu ,memiliki 31 roda tiga kendaran bermotor,31 unit truck dan 31 landasan countainer.
Lebih lanjut dijelaskan Herman,di lokasi TPA Pecuk dilakukan pembuatan  kompos dengan sistem aerob  dengan awal sampah organik ,cacah sampah,dikelola campur dengan larutan bio aktivator kemudian masukan ke wadah kering yang tertutup beberapa hari ,kemudian kompos matang 1-2 minggu ,setelah kering kompos di tempat teduh ,lalu diayak setelah itu kompos dapat digunakan tegasnya.

Jumat, 27 Maret 2015

Pembangunan Rutilahu Indramayu Jawa Barat



40  Rumah Warga Desa Pasekan Butuh Pembangunan Rutilahu

Indramayu Jawa Barat kba ajiinews

Sejumlah 40 Rumah Tidak Layak Huni (RUTILAHU) Desa Pasekan Kecamatan Pasekan Kab.Indramayu Jabar, butuh perhatian  pemerintah untuk alokasikan anggaran tahun 2015.Pasalnya rumah yang ditempati warga Taryadi  Desa Pasekan Rt 17 Rw 06 Blok Tiga ,Narsem (63) Rt 21 Rw 08 Blok Tiga tidak layak huni. Hal tersebut diungkapkan Kuwu (Kepala Desa ) Desa Pasekan Sukarso menjelaskan pada wartawan ,kami selaku aparatur pemerintah desa berupaya mendata sejumlah 40 Rutilahu desa Pasekan butuh perhatian Pemkab.Indramayu untuk alokasikan anggaran tahun 2015 demi kepentingan pembangunan tersebut.
Selain itu jelas Sukarso,berdasarkan hasil rapat musyawarah pemerintahan desa dengan tokoh masyarakat setempat rencana akan mengajukan proposal anggaran pembangunan Rutilahu pada Bupati Indramayu Hj Anna Sophana.Rumah tinggal yang layak sebagai kebutuhan dasar manusia sangat menentukan Indeks Pembangunan Manusia.
 Sebagaimana visi misi pemerintah dalam pengentasan kemiskinan, disamping menciptakan lapangan kerja. Dengan rumah tinggal dan kondisi lingkungan yang layak diharapkan masyarakat mampu untuk meningkatkan derajat hidupnya dalam kesehatan, pendidikan ataupun dapat menumbuhkan etos kerja sehingga daya beli masyarakat dapat ditingkatkan tegas Sukarso.
Dengan dilaksanakannya perbaikan rumah tidak layak huni akan dapat memberikan kenyamanan dan ketentraman pada masyarakat miskin sehingga dapat menumbuh kembangkan kreatifitas untuk lebih meningkatkan derajat kehidupan keluarga dan lingkungannya. Tujuan dilaksanakannya program perbaikan rumah tidak layak huni .
Terciptanya lapangan kerja pada saat pelaksanaan, lingkungan yang sehat, mengantisipasi tingkat kesenjangan sosial kemasyarakatan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(kba.dedi suirsna)