Senin, 08 Juli 2019

Kuwu Tulungagung, Hj. Hartini Budaya Adat Perlu Dilestarikan


 


Indramayu Jawa Barat- kba

Menyambut panen raya, Pemerintah Desa Tulungagung,Kecamatan kertasemaya, Kabupaten Indramayu, menggelar acara Mapag Sri. Acara adat masyarakat petani tersebut digelar di halaman Balai Desa Tulungagung Rabu (24/4/2019).Dalam prosesi upacara, digelar do’a bersama yang dipandu tokoh adat dan ulama setempat. Kuwu Tulungagung, Hj. Hartini mengatakan, acara syukuran mapag sri ini merupakan kegiatan rutin yang digelar setiap satu tahun sekali menjelang panen raya.

Kuwu Tulungagung, Hj. Hartini.“Upacara ini menjadi sarana mengungkapkan rasa syukur atas berkah yang diberikan Allah SWT, karena padi tumbuh subur dan terhindar dari segala hama. Sebagai bentuk rasa syukur, pemerintah desa dan seluruh petani Desa Tulungagung mengadakan acara mapag sri dengan mengadakan hiburan sandiwara Aneka Tunggal dan membuat nasi tumpeng dan bekakak ayam,” ujarnya kepada wartawan BM.

Nasi tumpeng itu, kata dia kemudian dido’akan sebelum acara Sandiwara dimulai dan dibawa pulang ke rumah masing-masing. Dan ada juga yang dimakan di tempat acara bersama dengan tokoh masyarakat dan ulama setempat. Hj. Hartini melanjutkan, banyak hikmah yang didapat dari Mapag Sri. Selain nilai gotong royong tetap terjaga,.

Mapag Sri juga mempererat tali silaturahmi, keakraban dan kekeluargaan antarwarga Desa Tulungagung.
“Semoga hasil panen kali ini bagus dan bisa menyejahterakan petani,” ucapnya.Sementara salah seorang petani, Ojim mengatakan kegiatan Mapag Sri menjadi bukti jika masyarakat Desa tulungagung masih terjaga rasa keakraban dan persaudaraanya. “Semoga tahun ini hasil panen berlimpah dan bisa mensejahterakan serta mengembalikan kedaulatan pangan petani khususnya di Desa tulungagung Kabupaten Indramayu,” ujarnya. (prapto/res/ras)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar